Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Berita Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Wisata. Tampilkan semua postingan

Kisah di Balik Makan Soto Bayar dengan Doa

Pengunjung menyerahkan secarik kertas Kartu Doa sebagai alat pembayaran menu berbuka puasa kepada pelayan Soto Kauman Express, Sawangan, Depok, Rabu (8/6/2016). Kartu Doa adalah alat pembayaran dalam program "Buka Puasa Bayar Pake Doa".

Satu persatu pengunjung Soto Kauman Express di Depok datang dan pergi usai maghrib, Rabu (8/6/2016). Tangannya menggenggam secarik kertas dan kemudian diserahkan kepada pelayan warung yang berbaju merah dan berkerudung hitam.

"Terima kasih ya. Semoga rezekinya semakin bertambah," kata seorang pengunjung sambil mengangkat kedua tangannya sebelum meninggalkan Warung Soto Express Kauman.

KompasTravel sempat mencoba berbuka puasa di Soto Kauman Express. Sebelum waktu berbuka tiba, empat suguhan telah dihadirkan oleh pelayan di meja.

Hingga pukul 18.00 WIB, pengunjung-pengunjung lain juga masih berdatangan. Ada yang muda-mudi yang berpasangan, anak-anak kecil, hingga keluarga yang datang untuk berbuka puasa.

Itu adalah satu cuplikan dari sudut warung Soto Kauman Express di saat waktu berbuka puasa. Secarik kertas itu adalah alat pembayaran menu berbuka puasa yang terdiri dari empat hidangan yakni jus belimbing, kurma, soto original, dan satu makanan pilihan.

Pengunjung hanya perlu menuliskan doa serta nama di sebuah kartu kertas kemudian diserahkan kepada pelayan warung Soto Kauman Express. Lalu, pengunjung bisa pergi.

Adalah Ubaidillah (34), pemilik Soto Kauman Express sekaligus sutradara di balik program cara transaksi yang dinamakan dengan "Buka Puasa Bayar Pake Doa". Program tahun ini adalah kali ketiga sejak pertama kali digulirkan pada tahun 2014.

"Kita enggak nyebut gratis, kita gantinya dengan doa. Jadi kartu itu sebagai kuitansi," kata Ubaidillah (34) saat ditemui KompasTravel di Soto Kauman Express, Depok, Rabu (8/6/2016).

Menu Berbuka Puasa di Soto Kauman Express yang terdiri dari soto original Soto Kauman Express, kurma, pempek, dan jus belimbing. Makanan-makanan tersebut bisa didapatkan dengan cara membayar menggunakan doa.

Menu Berbuka Puasa di Soto Kauman Express yang terdiri dari soto original Soto Kauman Express, kurma, pempek, dan jus belimbing. Makanan-makanan tersebut bisa didapatkan dengan cara membayar menggunakan doa.

Ia menyediakan setiap harinya 50 set makanan berbuka puasa yang terdiri atas empat hidangan per set atau seharga kira-kira Rp 20.000 - Rp 23.000 mulai dari pukul 18.00 - 18.30 WIB. Lantas, bagaimana dengan penjualan makanan secara reguler saat berbuka puasa?

Ya, pengunjung tak perlu membayar sepeser pun untuk menu berbuka puasa yang disediakan oleh pihak Soto Kauman Express. Ubaidillah mengaku tak merasa takut mengalami kerugian dengan menyediakan menu berbuka puasa selama bulan Ramadhan.

"Secara value kita dapat hawa positif yaitu dengan doa-doa. Saya ingin mengejar dua keutamaan pada bulan Ramadhan yakni pahala dan doa orang yang berpuasa. Ketika memberi makanan berbuka puasa, pahalanya sama seperti yang berpuasa dan salah satu doa yang makbul adalah ketika orang berbuka puasa," ungkapnya.

Ayah tiga anak ini menambahkan, secara tidak langsung program "Buka Puasa Bayar Pake Doa" ini sekaligus mengenalkan merek Soto Kauman Express. Ia mengaku, pasca-program yang ia lakukan, pernah ia juga mengisi katering untuk pejabat setempat hingga nasional.

"Walaupun itu semua (manfaat dikenal) gak pasti, tapi semangat berbaginya itu pasti bermanfaat," ungkapnya.

Dibantu Pengusaha UMKM

Ubaidillah mengatakan program "Buka Puasa Bayar Pake Doa" Soto Kauman Express yang dijalankan saat ini dibantu oleh pengusaha-pengusaha Usaha Mikro Menengah Kecil (UMKM). Tercatat 10 pengusaha UMKM turut bergabung dalam program berbuka puasa gratis ini.

Pemilik Soto Kauman Express, Ubaidillah (34) memegang kartu doa sebagai alat transaksi berbuka puasa di bulan Ramadhan tahun ini. Kartu doa adalah alat membayar makanan yang disajikan dalam program "Buka Puasa Bayar Pake Doa".

"Untuk makanan pilihan itu di-support teman-teman. Jadi setiap hari itu berganti makanannya. Jadi tahun ini lebih bervariasi makanannya," jelasnya.

Adapun makanan dan minuman yang disuguhkan sebagai makanan keempat dalam program buka puasa gratis ini adalah Roti Maryam Eko, Otak-Otak Mama Susi, Combro dan Kroket Labodine, Cireng Judes, Pempek Bledos, Kebab Ajib, Singkong Thailand Phicoc, Jus Belimbing dari Distributor Toko Oleh-Oleh Depok, dan siomay.

Pemilik Soto Kauman Express, Ubaidillah (34) memegang kartu doa sebagai alat transaksi berbuka puasa di bulan Ramadhan tahun ini. Kartu doa adalah alat membayar makanan yang disajikan dalam program "Buka Puasa Bayar Pake Doa".

"Dulu yang tahun pertama buka puasa gratis kan saya sendiri tanpa bantuan. Tahun kedua ada bantuan dari siomay, dan yang ketiga alhamdulillah ada bantuan 10 pengusaha. Sekitar 1,5 bulan yang lalu saya ajak temen-temen untuk bergabung di program ini," jelas Ubaidillah.

Salah satu pengusaha UMKM yang bergabung dalam program "Buka Puasa Bayar Pake Doa", Zaki (38) mengatakan, mengambil keputusan untuk mendukung dalam rangka kewajiban seorang Muslim untuk berbagi sedekah kepada orang yang berbuka puasa. Ia adalah pemilik distributor Toko Oleh-Oleh Depok dan turut menyediakan jus belimbing untuk berbuka puasa.

"Ini kali pertama ini berkontribusi berbagi sedekah dengan orang Muslim yang berbuka puasa. Harapan saya program ini juga bisa diduplikasi oleh pengusaha lain. Di daerah lain, bagaimana duplikasi program dengan antar pengusaha. Sekaligus merekatkan antar UMKM dan bersedekah bersama," jelas Zaki kepada KompasTravel saat ditemui di warung Soto Kauman Express, Rabu kemarin.

Ia mengingat, pertama kali ia terinspirasi karena menonton ulasan warung Soto Kauman Express di media elektronik. Ia kemudian datang dan mencoba mengenal pemiliki Soto Kauman Express.

"Ada satu saat ketemu mas Ubaidillah di Jalan Margonda, tahun lalu ketemunya. Dulu sempet jadi konsumen Soto Kauman Express tapi pikir-pikir bagaimana bisa ikutan jadi kontributor," ungkapnya.

Zaki menambahkan, dirinya ditawari menjadi kontributor program "Buka Puasa Bayar Pake Doa" sekitar 1,5 bulan yang lalu. Kemudian, ia langsung berdiskusi bersama keluarga dan menerima tawaran berkontribusi.

Sumber: Travel.kompas

Ini Bedanya Nasi Kapau dengan Nasi Padang...


Meski sama-sama asli Ranah Minang, ada beberapa perbedaan mendasar antara nasi kapau dan nasi padang. Coba cicipi keduanya dan temukan letak perbedaan tersebut.

Rumah makan padang tersebar di seantero Nusantara, dari kota besar hingga desa terpencil. Namun, ada rumah makan yang menyuguhkan 'nasi padang' dan ada pula yang menyajikan 'nasi kapau'.

"Ada beberapa perbedaan antara nasi kapau dengan nasi padang. Pertama, nasi kapau dijual oleh orang asli Kapau," tutur Nusyirwan Effendi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas kepada KompasTravel beberapa waktu lalu.

Antropolog lulusan Bielefeld University itu mengungkapkan, Kapau adalah nama nagari (desa) yang terletak di Kabupaten 50 Kota. Warga lokal menyebut "warteg" ini sebagai "rumah makan nagari kapau".

Perbedaan lainnya terletak dari sisi menu. Nusyirwan menuturkan, menu di rumah makan padang dipajang di etalase. Lain halnya dengan nasi kapau.

"Menu nasi kapau dipajang di atas meja, letaknya lebih rendah dari si penjual. Kalau nasi padang kan etalasenya lebih tinggi," tambah dia.

Oleh karena itu, pelancong yang ingin mencicipi nasi padang bisa langsung memilih menu dari etalase kaca. Lain halnya dengan nasi kapau, kita harus masuk dahulu ke restorannya untuk memilih menu.

Gulai tambunsu adalah salah satu hidangan khas wilayah Kapau, Sumatera Barat. Ini merupakan hidangan berbahan dasar usus sapi yang dimasukkan adonan telur dan tahu.

Bagaimana soal rasa, apakah ada perbedaan antara nasi padang dan nasi kapau? Nusyirwan menuturkan, ada satu hidangan yang punya cita rasa berbeda. Gulai Kapau, begitu nama hidangannya.

"Bahan dasarnya kol, nangka, dan kacang panjang. Kuah gulainya berwarna kuning, dan ada cita rasa sedikit asam. Itu yang otentik," tuturnya.

Gulai Kapau disantap bersama satu lauk. Tinggal pilih apakah olahan ikan, ayam, daging, atau hidangan khas Kapau lainnya yakni rendang ayam.

Gulai tambunsu adalah salah satu hidangan khas wilayah Kapau, Sumatera Barat. Ini merupakan hidangan berbahan dasar usus sapi yang dimasukkan adonan telur dan tahu.

Hal itu dibenarkan pakar kuliner Minang sekaligus penulis buku "Rendang Traveler: Menyingkap Bertuahnya Rendang Minang", Reno Andam Suri. "Rendang merupakan cara memasak, bukan makanan. Tiap daerah di Sumbar punya rendang khas masing-masing. Kapau misalnya, yang khas adalah rendang ayam," tutur Uni Reno kepada KompasTravel beberapa waktu lalu.

Menu khas lainnya, sekaligus andalan nasi kapau adalah gulai tambunsu. Ini merupakan hidangan berbahan dasar usus sapi yang dimasukkan adonan telur dan tahu.

Jika Anda berdomisili di Jakarta, cobalah datangi deretan gerai nasi kapau di Jalan Kramat Raya, tepat di bawah flyover. Pada bulan Ramadan, mayoritas gerai nasi kapau sudah buka sejak pukul 15.00 WIB hingga dini hari keesokan harinya.

Cobalah berbuka puasa, atau makan sahur di salah satu gerainya. Temukan perbedaan menu, rasa, dan tampilan nasi kapau dengan nasi padang pada umumnya!

Sumber: Travel.kompas

Wah, Indonesia Masuk 5 Besar Destinasi Muslim Terbaik di Dunia

Masjid Istiqlal, Jakarta.

MasterCard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) kembali digelar. Tahun ini, Indonesia menduduki peringkat ke-4 destinasi Muslim ramah tur.

Tahun lalu, Indonesia menempati peringkat kelima dari sepuluh destinasi Muslim terbaik versi GMTI. Pada 2015, Malaysia menempati peringkat pertama, disusul Turki, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Indonesia, Oman, Jordania, dan Maroko.

Namun, tahun ini, Indonesia naik satu peringkat dan berada di atas Qatar. Mengutip dari situs resmi CrescentRating, Rabu (8/6/2016), Malaysia masih menduduki peringkat pertama dari daftar Organisation of Islamic Cooperation (OIC) alias negara dengan mayoritas umat Muslim. Malaysia memperoleh skor 81,9, disusul oleh Uni Emirat Arab dengan skor 74,7.

Turki menempati peringkat ketiga dengan skor 73,9. Sementara itu, Indonesia, yang menduduki peringkat keempat, mendapatkan skor 70,6.

Dalam survei yang sama, diketahui, sebanyak 117 juta turis Muslim melakukan perjalanan sepanjang 2015. Jumlah tersebut mencapai 10 persen dari total semua perjalanan dari seluruh dunia. Diperkirakan, pada 2020, jumlahnya akan mencapai 168 juta turis Muslim. Asia dan Eropa adalah wilayah destinasi favorit para turis Muslim.

Survei GMTI mencakup 130 destinasi dengan berbagai kriteria, mulai dari kenyamanan untuk perjalanan bersama keluarga, tingkat pelayanan dan fasilitas, opsi akomodasi, hingga perihal jumlah wisatawan.

Berikut daftar 10 negara Muslim terbaik di dunia versi GMTI 2016:

1. Malaysia (81,9)
2. Uni Emirat Arab (74,7)
3. Turki (73,9)
4. Indonesia (70,6)
5. Qatar (70,5)
6. Arab Saudi (70,4)
7. Oman (70,3)
8. Maroko (68,3)
9. Yordania (65,4)
10. Bahrain (63,3)

Jadi, tidak perlu jauh-jauh ke negara lain untuk mencari destinasi wisata yang ramah untuk umat Muslim jika Anda ingin tetap traveling pada bulan Ramadhan. Cukup carilah destinasi-destinasi wisata di Indonesia.

Sumber: Travel.kompas

Bangkok Saja Punya Wisata Sungai, Palembang Juga Bisa!

Peserta Musi Triboatton 2013 menyusuri Musi dengan perahu tradisional jukung dari Muara Beliti di Kabupaten Musi Rawas hingga Sekayu di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Lebih dari 100 peserta Musi Triboatton yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyusuri Sungai Musi sepanjang 500 kilometer dengan menggunakan berbagai moda transportasi sungai.

Kementerian Pariwisata menyambut baik upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang mengembangkan wisata bahari dengan mengoptimalkan keelokan potensi Sungai Musi dalam menjaring wisatawan.

"Sungai Musi bisa menjadi atraksi utama dan punya daya pikat tinggi," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (8/6/2016).

Kalau sulit memikirkan konsep Sungai Musi sebagai destinasi utama, menurut Menpar, Palembang bisa mencari benchmark kota-kota lain di dunia yang memiliki sungai di tengah kotanya dan menjadi daya tarik wisata.

"Bandingkan dengan kota-kota besar lain di dunia yang memiliki potensi sungai besar seperti Musi," katanya.

Palembang perlu membandingkan dengan kota-kota lain seperti Bangkok dengan pesona Sungai Chao Phraya, London dengan Sungai Thames, Paris dengan Sungai Seine, Moskwa yang memiliki Sungai Moskwa, atau Kota Kairo dengan pesona Sungai Nil.

Etape II Musi Triboatton 2013 dimulai dari Jembatan Kuning di Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Selasa (19/11/2013). Etape II ini diawali dengan menyusuri Musi dengan perahu cepat. Ajang ini jadi promosi wisata petualangan dan budaya sungai.

Sebelumnya Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Palembang, M Safri Nungcik mengatakan pemerintah setempat akan mengembangkan wisata bahari Palembang dengan mengoptimalkan potensi wisata dari keelokan Sungai Musi.

Dalam perencanaan Kota Palembang disebutkan bahwa kota ini memanfaatkan seluruh model transportasi yakni darat, sungai, dan udara. Untuk sungai akan dihidupkan, dalam arti bukan untuk angkutan barang dan orang saja tetapi juga untuk wisata.

Model transportasi bus air langsung disiapkan, untuk mengantar wisatawan menuju sejumlah atraksi wisata penting di bantaran Sungai Musi.

Bus air itu terhubung ke lokasi wisata Kampung Kapitan, Kampung Arab Al Munawar, kawasan 14 Ulu, kawasan 10 Ulu, dan Pulau Kemaro.

Safri optimistis segera mengembangkan wisata bahari apalagi Sungai Musi merupakan nadi kehidupan di tengah Kota Palembang.

Di bawah Jembatan Ampera, berbagai ragam kehidupan masyarakat di bekas pusat Kerajaan Sriwijaya bisa ditemui. "Kalau Thailand saja bisa memikat wisatawan asing dengan cara itu, Palembang juga pasti bisa," katanya.

Sejumlah perahu siap mengantarkan wisatawan melintasi Sungai Chao Phraya di Bangkok, Thailand, awal Mei lalu, guna mengunjungi Candi Wat Arun yang tampak dari kejauhan.

Untuk lebih melambungkan wisata Sungai Musi, Pemkot Palembang menggandeng BUMN, PT ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) akan membangun sebuah hotel dengan 20 lantai di kawasan Sungai Musi dengan investasi sekitar Rp 200 miliar. Kerja sama juga dilakukan dengan jaringan hotel Sahid Grup.

"Jika ini dikemas dengan baik, saya optimistis Kota Palembang bakal menjadi kota wisata sungai pertama di Indonesia," kata Safri.

Sumber: Kompas

Eloknya 5 Lokasi Wisata di Banjarnegara Jawa Tengah


Banjarnegara, kota yang menyimpan kekayaan yang begitu mempesona dan memanjakan mata ini mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Kota dengan minuman khas dawet ayu ini adalah kota yang sebagian besar berupa pegunungan, tak heran jika kota ini memiliki udara sejuk dan asri.

Banyaknya tanaman dan sayuran yang tumbuh subur di daerah ini juga menjadi tambahan hiburan untuk menikmati sejuknya udara alami di Banjarnegara. Selain itu, Banjarnegara tentu saja juga memiliki potensi wisata yang bisa masuk daftar kunjungan liburan Anda. Mau tau?

1. Kompleks Candi Arjuna

Kompleks Candi Arjuna

Mungkin sebagian orang menyangka bahwa Kompleks Candi Arjuna ini berada di Wonosobo. Secara geografis, kompleks wisata ini berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara. Kompleks candi arjuna memiliki luas sekitar 1 hektare, serta terdapat 4 bangunan candi, diantaranya ada Candi Srikandi, Candi Sembadra, Candi Semar, dan Candi Puntadewa yang posisinya berhadapan dengan Candi Arjuna. Selain Candi Semar, candi yang lainnya adalah candi untuk tempat sembahyang.

Candi Srikandi dibangun untuk menyembah tiga dewa yaitu Syiwa, Brahma, dan Wisnu. Candi Arjuna, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra merupakan candi yang dibuat untuk menyembah Dewa Syiwa. Wisatawan yang mengunjungi kompleks candi tidak akan menemukan arca yang menghiasi candi. Karena, sebagian arca-arca ini dimuseumkan di Museum Kaliasa dan sebagian lagi sudah hilang.

Melangkah sekitar 200 meter ke arah Barat, terdapat Candi Setyaki yang memiliki dua bangunan, namun hanya satu yang berdiri, itupun bagian atas belum terpasang. Satu bangunan lainnya, hanya berupa dasar bangunan. Candi Setyaki ini juga dibangun untuk menyembah Dewa Syiwa.

Kompleks Candi Arjuna biasanya digunakan untuk pelaksanaan galungan, serta pemotongan anak gimbal yang menjadi khas di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Wisatawan juga dapat berfoto dengan Teletubies dan Warok di kompleks Candi Arjuna ini, biasanya mereka hanya ada pada saat akhir minggu, atau hari libur.

2. Arung Jeram Sungai Serayu

Arum Jeram di Sungai Serayu

Pecinta arung jeram pasti sudah tidak asing lagi mendengar Sungai Serayu. Lokasi yang berada di sepanjang jalan yang menghubungkan Banjarnegara-Wonosobo menjadikan Sungai Serayu mudah untuk dijangkau. Sungai Serayu memiliki tingkat kesulitan 3 plus serta terdapat 25 jeram. Panjang jalur arung jeram di Sungai Serayu sekitar 14-26 kilometer. Waktu yang ditempuh untuk mengarungi sungai ini kurang lebih 2,5 hingga 5 jam.

Wisatawan yang berarung jeram tidak akan bosan, karena pemandangan alam yang disuguhkan sangat memanjakan mata sehingga menjadikan Sungai Serayu sebagai tempat favorit bagi pemula maupun para profesional untuk melakukan arung jeram. Tak jarang Sungai Serayu dijadikan lokasi untuk lomba arung jeram nasional maupun internasional.

3. Curug Giritirta


Wisata alam Giritirta ini memiliki keistimewaan yaitu berupa tiga curug yang indah dan menawan dan terdapat pada satu wilayah. Desa Giritirta berjarak 35 kilometer dari arah utara Kota Banjarnegara. Curug Giritirta ini berada di Desa Giritirta, Kecamatan Pejawaran yang secara geografis masih menjadi bagian dari dataran tinggi Dieng.

Desa Giritirta memiliki tiga curug dalam satu wilayah, yang pertama adalah Curug Genting. Wisatawan akan dimanjakan oleh air terjun dengan ketinggian 55 meter yang sangat cantik dan menawan. Sekitar 300 meter dari Curug Genting terdapat air terjun hangat, warga menyebutnya Giritirta Waterfall. Air hangat ini tercipta secara alami yang membuat bebatuan menguning akibat reaksi kimia belerang.

Tak sedikit dari wisatawan yang terjun dan mandi untuk menikmati air terjun hangat sembari menikmati sejuknya udara. Setelah menikmati hangat dan menawannya Giritirta Waterfall, wisatawan akan disuguhkan oleh Curug Merawu. Ketinggiannya yang mencapai sekitar 70 meter membuat curug ini terlihat indah dengan jatuhnya rintikan air yang dapat dirasakan oleh pengunjung. Bebatuan di sekitar curug menambah pesona dan keindahan Curug Merawu ini, sayangnya terdapat coretan pengunjung yang tidak bertanggung jawab di bebatuan tersebut.

4. Curug Pitu

Curug Pitu (https://klikdieng.com/)

Seperti namanya, Curug Pitu memiliki tujuh tingkatan air terjun yang begitu menawan dari atas sampai bawah. Curug yang tertinggi dan terbesar adalah curug yang paling bawah, ketika wisatawan menuju ke curug berikutnya, maka akan menemui curug yang semakin rendah dan semakin kecil. Jika Wisatawan ingin melihat seluruh tingkatan dari curug indah ini, maka harus menuju ke curug yang paling atas. Curug ketujuh ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter serta memiliki kolam di bawahnya yang dapat digunakan untuk mandi dan berendam. Lokasi curug ini berada di Desa Karang Kemiri, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara.

Sayangnya, akses menuju ke objek wisata tidak begitu baik. Jalanan yang masih berupa aspal terjal, serta fasilitas-fasilitas yang tidak terawat. Selain itu, wisatawan akan menapaki jalan yang sempit dan licin untuk menuju ke curug-curug berikutnya. Dari keindahan dan pesona yang ada di Curug Pitu ini, Pemerintah kabupaten diharapkan dapat memperbaiki dan mengelola objek wisata sehingga dapat menarik banyak wisatawan untuk datang ke tempat yang begitu menawan ini.

5. Curug Sirawe

Curug Sirawe (https://idiengtour.blogspot.co.id)

Salah satu air terjun yang begitu cantik dan menawan lainnya adalah Curug Sirawe. Air terjun Sirawe berada di Dusun Bitingan, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur. Tak seperti curug yang lain, curug ini bisa dikatakan tersembunyi dan belum banyak orang yang mengetahui keberadaannya. Selain itu, untuk menuju ke objek wisata ini tidak mudah. Akses untuk menuju ke objek wisata ini hanya dapat menggunakan sepeda motor karena tidak ada angkutan umum di sekitar lokasi objek wisata, setelah itu wisatawan berjalan melewati jalan setapak dari Desa Bitingan menuju ke curug yang mempesona ini.

Curug Sirawe yang sangat indah ini memiliki ketinggian sekitar 80 meter yang dibawahnya terdapat kolam kecil dan bebatuan. Ketika memasuki kawasan objek wisata ini, wisatawan akan disuguhi dengan tumbuhan yang tumbuh subur dan sangat memanjakan mata. Indah dan kokohnya curug ini diserasikan dengan sejuknya udara yang membuat nyaman pengunjung. Istimewanya, di curug ini pengunjung bisa merasakan perpaduan air dingin dan air panas.

Dari kelima objek wisata yang ada di Banjarnegara, mungkin dapat menjadi destinasi wisata yang akan Anda kunjungi nantinya. Masih banyak juga tempat-tempat yang dapat dikunjungi selain tempat wisata, kuliner di Banjarnegara juga tidak kalah rasa dengan kota lain.

Sumber: Liputan6

Sensasi Berendam Jacuzzi di Tengah Sawah, Tujuan Wisata Baru bagi Kamu


Salah satu yang sudah merasakan sensasi mandi jacuzzi tengah sawah adalah netizen dengan nama akun @mr_reply. "Berendem di alam bebas #berendem #airbelerang #gunungpeyek #ciseeng #onsen #instatraveling #bogor," tulisnya akun Instagram dengan foto berendam di Gunung Peyek ini.

Tempat ini sangat cocok buat kamu yang ingin menghilangkan penat, meregangkan otot dan mengembalikan kebugaran tubuh. Cukup berendam di kolam air panas alami ini. Lokasi ini tak terlalu jauh dari wisata air panas Tirta Sanita, tapi masih belum ada papan petunjuk arah dan juga kendaraan roda empat tak memungkinkan menuju lokasi ini.

Buat kamu yang ingin ke mata air panas Gunung Peyek, pilihlah waktu yang tepat dan cocok untuk berendam di sana.

Sumber: Merdeka

Punya 10 Jenis Paus, NTT Didorong Kembangkan Wisata Laut


Pemerintah mendorong pengembangan wisata paus di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebab, perairan di provinsi itu memiliki sedikitnya sepuluh jenis mamalia laut tersebut.

"Kalau dilihat untaian pulau di NTT, keunggulannya itu di paus. Setahu saya ada 10 jenis paus di provinsi ini. Saya minta tolong ini bisa dikembangkan," kata Deputi IV Kementerian Koordinator Kemaritiman Safri Burhanuddin di Kupang, seperti dikutip Antara, Jumat (26/2).

Safri menuturkan keberadaan beraneka jenis paus tersebut bisa menjadi tontonan menarik bagi wisatawan. Terlebih, pariwisata sejenis itu belum banyak diketahui masyarakat luas.

"Saya minta tolong dari Dinas Kelautan dan Perikanan untuk memantau kapan dan lokasi pemijahan paus agar bisa jadi tontonan menarik," ujarnya.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan pihaknya tengah mematangkan wacana wisata paus tersebut. Sejak tahun lalu, NTT telah bekerja sama dengan peneliti Australia untuk mempromosikan budaya berburu paus di Desa Lamalera, Kabupaten Lembata, NTT.

"Yang kami tahu, orang Lembata yang Katholik itu setiap tahun membunuh ikan paus. Makanya ini jadi pekerjaan rumah dinas perikanan untuk memantau kapan pemijahan ikan paus," katanya.

Frans mengaku membutuhkan promosi untuk mengangkat pariwisata unik tersebut. Salah satu idenya menggelar seminar internasional tentang penangkapan paus pada Mei-Oktober.

"Kami ingin undang orang-orang yang pro dan kontra soal penangkapan ikan paus. Biar berdebat mereka, jadilah promosi besar angkat wisatanya. Waktu seminarnya digelar saat musim penangkapan. Jadi ramai."

Sumber: Merdeka

Sepur Klutuk Jaladara tidak beroperasi

Kereta kuno "Sepur Klutuk Jaladara" melintas di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jateng. Saat ini kereta tersebut sementara tidak beroperasi karena sedang menjalani perawatan (https://tentangsolo.web.id).

Kereta api uap atau sepur klutuk Jaladara yang biasa melayani wisatawan rute Stasiun Purwosari-Stasiun Kota Solo untuk sementara ini tidak beroperasi karena sedang menjalani perawatan.

Perawatan kereta api uap kuno ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua bulan, sehingga sembilan rombongan yang telah memesan tiket untuk bernostalgia naik kereta kuno itu terpaksa dibatalkan, kata pejabat Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops VI/Yogyakarta Eko Budiyanto kepada wartawan di Solo, Selasa.

"Kereta api yang umurnya sudah mencapai ratusan tahun sekarang ini sedang diperbaiki. Ya mudah-mudahan bisa cepat selesai dan bisa beroperasi kembali untuk menjadi daya tarik para wisatawan yang berkunjung ke Solo," katanya.

Ia menjelaskan terjadi kerusakan pada bagian ketel pemanas. Kerusakan ini bila tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan merembet pada bagian mesin lain mengingat sepur tua.

Perbaikan sepur sekaligus sebagai upaya PT KAI memberi kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa kereta api.

Eko mengatakan sepur kluthuk Jaladara yang selama ini menjadi ikon Kota Solo, melayani 86 trip atau perjalanan dalam setahun.

Ia mengatakan sepur ini melayani perjalanan dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Kota Sangkrah dengan melintasi Jl Slamet Riyadi dan singgah beberapa saat di Kampung Kauman, Loji Gandrung, Gladak.

"Keberadaan sepur kluthuk perlu ditambah lagi sebagai kereta cadangan. Karena jika sewaktu-waktu Jaladadara ngadat, ada loko cadangan yang menggantikannya," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkot Surakarta Yosca Herman Soedrajat mengungkapkan, tidak beroperasinya Jaladara mengakibatkan pesanan perjalanan wisata sembilan rombongan dari luar daerah, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan lainnya terpaksa dibatalkan.

Padahal, katanya, perjalanan sepur kluthuk Jaladara membawa dampak positif yang cukup besar bagi Kota Solo.

"Kami sudah menyerahkan perbaikan lokomotif Jaladara ke PT KAI. Semoga saja bisa secepatnya beroperasi lagi," katanya.

Herman mengatakan pihaknya kini juga tengah menunggu pengiriman lokomotif sepur kluthuk dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta sebagai kereta cadangan Jaladara yang nantinya juga akan digunakan untuk keperluan pariwisata.

Pemindahan lokomotif uap kuno TMII masih dalam proses lelang. Pemindahan lokomotif ini setidaknya menelan anggaran Rp1 miliar.

"Pemindahan lokomotif uap kuno bukanlah perkara mudah. Prosesnya rumit harus menggunakan trailer," kata Herman.

Sumber: AntaraNews

Turis Asing Mulai Berdatangan di Ternate untuk Saksikan GMT

Tara Salai Jin, salah satu tarian yang ditampilkan pada acara opening ceremonial Ternate Solar Eclipse, Minggu (6/3/2016)

Hingga Senin (7/3/2016) sore tadi, tercatat sudah 924 wisatawan mancanegara yang tiba di Ternate, Maluku Utara, dalam rangka menyaksikan Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016.

Data yang dihimpun Kompas.com di media center, dari 924 wisatawan mancanegara tersebut masih didominasi turis dari negara-negara Eropa, di antaranya Spanyol dan Inggris.

“Data yang kami himpun hingga pukul 18.00 WIT hari ini, sudah sekitar 924 turis mancanegara yang ada,” kata Kabag Humas dan Protokoler Pemda Kota Ternate, Sutopo Abdullah.

Sutupo juga memastikan kedatangan puluhan kapal layar atau ke Ternate, hanya saja hingga kini belum mendapatkan konfirmasi kapan mereka akan tiba di Ternate.

Dua turis mancanegara yang menyaksikan opening ceremonial Ternate solar eclipse, Minggu (6/3/2016) malam “Kapalnya sudah berlayar dari Jakarta, Bali, Lombok, dan Raja Ampat menuju Ternate,” kata Sutopo lagi.

Sementara itu, ketua panitia kegiatan GMT Tauhid Soleman menambahkan ada penerbangan tambahan pesawat yang membawa turis mancanegara dari Bali langsung Ternate. Sebanyak 124 wisatawan asal Inggris tersebut tiba pagi tadi di Bandara Babullah Ternate.

“Ada sekitar 2.139 turis yang akan datang menyaksikan gerhana matahari total dan sebagian dari mereka sudah ada di Kabupaten Halmahera Timur,” kata Tauhid.

“Tujuan kegiatan ini ada dua hal, pertama membangkitkan atau mempromosikan wisata di Ternate dan Maluku Utara pada umumnya serta kedua memperkenalkan produk hasil kerajinan kecil dan menengah di Maluku Utara pada umumnya,” tambahnya.

Sumber: Kompas

6 Lokasi Wisata di Indonesia yang Bikin Ogah ke Luar Negeri


Mengapa anda harus keliling dunia untuk mencari pemandangan indah, ketika Indonesia menyuguhkan alam yang begitu cantik?

Indonesia memang hanya mempunyai 2 musim, kemarau dan hujan. Meski demikian, Anda juga bisa merasakan dinginnya salju -- seperti di puncak Carstensz Gunung Jayawijaya Papua, hangatnya pasir gurun, seperti Gumuk Pasir Parangtritis di Yogyakarta, dan segarnya udara di persawahan kaki gunung.

6 lokasi wisata di bawah ini akan membuat Anda terkagum-kagum akan Indonesia yang tak kalah dengan keindahan pemandangan di luar negeri. Atau bahkan mungkin bisa membuat Anda ogah ke luar negeri.

1. Luweng Gubruk, Gua Jomblang, Gunungkidul, Yogyakarta

Gua Gubruk Yogyakarta (https://obig69.wordpress.com)

Sinar bak cahaya surga dalam film ini bisa Anda temukan dari dalam Gua Gubruk di Yogyakarta. Untuk mencapai lokasi tersebut, perjalanan di mulai dari Gua Jomblang.

Gua jomblang adalah salah satu dari ratusan gua yang ada di Gunungkidul berlokasi di rentangan bukit karst yang memanjang dari Gombang, Jawa Tengah hingga Pegunungan Sewu, Pacitan, Jawa Timur.

Dilansir dari berbagai sumber, lokasi ini pernah dijadikan tempat pengambilan gambar untuk acara televisi Amazing Race Amerika Serikat pada tahun 2011 lalu.

2. Telaga Nilem, Kabupaten Kuningan, Cirebon, Jawa Barat


Ingin mendapatkan ketenangan dan kedamaian secara lahir dan batin? Suasana alam Telaga Nilem yang begitu damai bisa membantu Anda mendapatkan dua hal tersebut.

Airnya yang begitu jernih membuat foto-foto Anda di dalam air bisa terlihat jelas. Telaga yang berlokasi di Cirebon ini juga mempunyai banyak gazebo untuk para pengunjung bersantai. Tertarik mengunjunginya?

3. Pantai Melasti, Ungasan, Bali


Terletak di Kecamatan Kuta Selatan dan bersebelahan dengan Pantai Bali Cliff, Pantai Melasti dapat ditempuh dari Jimbaran dalam waktu kurang lebih 15 menit.

Dikutip dari laman website resmi pariwisata kabupaten Badung kuta selatan, pantai yang tak kalah indah dengan tetangga-tetangganya -- termasuk Pantai Pandawa -- ini banyak digunakan oleh wisatawan dari berbagai macam negara untuk aktifitas water sport. Selain itu warga lokal juga kerap melakukan upacara ritual Melasti di sana.

4. Gletser Meren, Nggapulu Carstensz, Gunung Jayawijaya, Papua


Tempat ini dikenal dengan nama Piramid Carstensz, gunung yang terletak di Papua Barat ini diselimuti oleh gletser dan salju.

Gunung salju di negara tropis ini cukup legendaris dan unik karena letaknya tepat berada di tengah hutan rimba. Orang Indonesia biasa menyebutnya Puncak Jaya karena memang yang paling tinggi di Papua.

5. Terrasering Panyaweuyan, Argapura, Majalengka, Jawa Barat


Lokasi ini sangat cocok dijadikan destinasi agrowisata bagi para pecinta fotografi dan wisatawan yang ingin menikmati panorama ladang yang sudah tersusun rapi.

Keindahan alam pun yang tersedia pun tak hanya sebatas itu, karena para pendatang juga bisa terhipnotis oleh pemandangan bagus di sekitarnya. Seperti gunung-gunung yang melingkari ladang di Majalengka ini.

6. Gumuk Pasir Parangkusumo, Yogyakarta

Gumuk pasir di Pantai Parangkusumo Yogyakarta (https://www.jogja.co)

Tumpukan pasir yang terletak di pesisir selatan Yogyakarta ini adalah suatu fenomena alam yang membuat Indonesia semakin unik. Banyak wisatawan bermain sandboarding atau seluncur pasir di tempat ini, karena permukaan pasirnya yang halus.

Selain dijadikan tempat wisata, lokasi ini juga kerap dipakai para peneliti biologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan riset akan potensi dari gumuk pasir tersebut, seperti yang dilansir dari laman website resmi ugm.ac.id.

Sumber: Liputan 6

9 Destinasi Wisata Indonesia yang Terkenal Lewat Foto Instagram

Hutan pinus ini terletak di Dusun Mangunan, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (https//jogja.tribunnews.com)

Indonesia terkenal akan keindahan wisata alamnya. Mulai dari pantai, gunung dan juga laut. Tak heran jika banyak wisatawan mancanegara yang berbondong-bondong untuk berlibur ke Indonesia.

Nah, bagi Anda yang belum sempat menikmati keindahan Indonesia, ada cara lain yang bisa Anda lakukan. Yakni melalui foto yang diunggah di media sosial, khususnya Instagram. Berikut sembilan destinasi wisata Indonesia yang terkenal melalui Instagram yang dikutip dari Skyscanner.

1. Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Flores

Sudah sejak lama pulau ini memikat hati para wisatawan baik lokal maupun asing. Sebagai situs warisan dunia UNESCO tahun 1986, Taman Nasional Komodo juga menjadi satu dari The New 7 Wonders of Nature pada tahun 2013.

Namun kini Pulau Pandar yang menjadi idola para wisatawan. Dari atas pulau ini, Anda bisa melihat Taman Nasional Komodo dari ketinggian dan keindahannya akan membuat Anda terhipnotis. Jangan lewatkan juga matahari terbit di tempat ini.

2. Tebing Keraton, Bandung

Tebing yang berlokasi di ujung Taman Hutan Raya Bandung ini hanyalah sebuah tebing biasa. Namun sejak mulai ramai dibicarakan dan dikunjungi wisatawan pertengahan tahun lalu, kini Tebing Keraton dipadati pengunjung setiap harinya, baik pagi, siang, ataupun sore hari.

Tebing Keraton menyuguhkan pemandangan hutan serta pepohonan hijau yang menyejukan. Keberadaan lembah dan gunung-gunung di sekitarnya juga mempercantik suasana. Idealnya, datang saat matahari terbit yaitu ketika langit Bandung masih berkabut dan perlahan-lahan mentari bersinar menembus kabut.

3. Kalibiru, Kulon Progo, Yogyakarta

Kalibiru merupakan hutan wisata yang bisa digunakan untuk trekking, camping, dan outbond. Cuacanya yang sejuk serta beragam aktivitas yang dapat dilakukan di sini menjadikannya sebagai lokasi yang sangat cocok untuk wisata keluarga. Belakangan, Kalibiru semakin populer di Instagram.

Foto tersebut berlokasi di atas pohon dengan latar belakang Bukit Menoreh yang indah. Sebetulnya, tempat tersebut merupakan menara pandang yang menjadi tempat start dan finish dari wahana outbond yang ada di Kalibiru. Namun, sekarang lokasi ini lebih kerap dijadikan tempat berfoto wisatawan.

4. Omah Kayu, Batu, Malang, Jawa Timur

Omah Kayu merupakan area wisata yang di Gunung Banyak, daerah paralayang di kota Batu, Malang. Salah satu daya tarik utama dari Omah Kayu adalah hotelnya yang terbuat dari kayu dan berada di atas pohon.

Berdiri di atas ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut, Omah Kayu menawarkan udara sejuk khas kota Batu dengan pemandangan yang menakjubkan. Untuk menikmati Omah Kayu, Anda bisa datang sebagai pengunjung atau menginap di hotel yang hanya memiliki 6 kamar ini. 5. Ayunan Ombak Sunset, Gili Trawangan

Ombak Sunset sebenarnya sebuah hotel mewah di Gili Trawangan. Untuk menarik perhatian wisatawan, sejak tahun lalu hotel ini menambahkan satu fasilitas, yaitu sebuah ayunan yang terletak di pinggir laut.

Sejak itu, ayunan ini menjadi tempat foto favorit para wisatawan, baik yang menginap di hotel maupun tidak. Sayangnya, ayunan tersebut sudah dibongkar karena berpotensi merusak terumbu karang.

6. Dusun Bambu, Lembang, Bandung

Tempat ini cocok sebagai wisata keluarga yang ramai dikunjungi setiap akhir pekan dan memiliki banyak pilihan restoran. Beberapa tempat makan di Dusun Bambu tampil menarik dan unik sehingga membuat wisatawan tergoda untuk ke sana.

Anda bisa menjumpai rumah makan yang berbentuk sarang burung dan rumah makan yang berlokasi di pinggir danau. Pemandangan cantik inilah yang banyak diabadikan wisatawan dan diunggah ke Instagram.

7. Hutan Pinus

Dua yang cukup terkenal adalah hutan pinus di Gunung Pancar, Bogor, dan hutan pinus di Imogiri, Bantul, Yogyakarta atau yang juga dikenal dengan nama Hutan Pinus Mangunan karena lokasinya yang berdekatan dengan Kebun Buah Mangunan. Selain foto ala film Twilight, Anda juga bisa piknik, hiking, trekking, dan atau bersepeda.

8. Nusa Ceningan, Bali

Nusa Ceningan salah satu pulau dari tiga gugusan kepulauan di Nusa Penida. Pulau kecil berukuran panjang 3,7 km dan lebar 1,5 km ini bisa dicapai dengan naik perahu cepat dari Pantai Sanur atau menyeberang melalui jembatan dari Nusa Lembongan.

Berkat objek wisata cliff jumpingnya yang menantang adrenalin, Nusa Ceningan mulai populer di kalangan wisatawan. Anda bisa melompat ke laut lepas tanpa pengaman, lalu naik kembali menggunakan tali tambang yang berada di ujung tebing.

Tidak hanya itu, Nusa Ceningan juga dilengkapi dengan hotel lucu dengan nuansa laut, Le Pirate Beach Club. Kabarnya, wisatawan yang datang tidak hanya untuk menantang adrenalin mereka, tapi juga untuk berfoto.

9. Bukit Merese, Lombok

Lombok memiliki banyak tempat wisata yang menarik, salah satunya Bukit Merese. Bukit yang berada di daerah Kuta, Lombok Tengah, ini memiliki pemandangan yang menakjubkan.

Cukup menanjak sedikit, Anda bisa melihat pemandangan indah Pantai Tanjung Aan di bukit sebelah kiri. Sementara di sebelah kanan, Anda bisa melihat Pantai Seger dari kejauhan. Pastikan juga Anda melihat matahari terbit dan matahari terbenam.

Sumber: SindowNews

Bali, Pulau Terbaik Kedua di Dunia

Kunjungan wisatawan di obyek wisata Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2015).

Pulau Bali mendapat predikat pulau wisata terbaik kedua di dunia pada 2015 setelah Kepulauan Galapagos, Ekuador, versi majalah Travel and Leisure.

Di tingkat Asia, Pulau Bali mendapat peringkat pertama, mengungguli Maldives dan Phuket, Thailand. Pencapaian ini diraih karena Bali mempunyai keindahan alam, keunikan budaya, dan keramahtamahan penduduk.

Penghargaan pulau terbaik dunia untuk Bali itu bukan yang pertama. Bali menjadi tiga besar pulau wisata terbaik dunia versi Travel and Leisure sejak 2009.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bangga terhadap pencapaian Bali ini. Pencapaian ini melengkapi sejumlah survei serupa yang diselenggarakan media atau institusi lain.

Sebagai contoh, 9 Agustus lalu, Raja Ampat meraih peringkat pertama dan Taman Nasional Komodo di urutan kedua World’s Best Snorkeling Destination versi CNN. Galapagos berada di rangking ketiga.

”Branding Wonderful Indonesia, yang tadinya tidak ada rankingnya, pada 2015 melesat 100 peringkat jadi ranking ke-47, mengalahkan Amazing Thailand yang menduduki ranking ke-83. Hal yang memuaskan, mengalahkan branding Truly Asia Malaysia yang hanya ranking ke-96,” kata Arief di Jakarta, Minggu (3/1/2016).

Dia mengatakan, strategi pencitraan destinasi yang digenjot pemerintah mulai menampakkan hasil. Untuk 2016 dan masa mendatang, kata Arief, strategi promosi dan pencitraan tetap dilanjutkan.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Gede Agung Yuniartha mengatakan, penghargaan ini jadi tantangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, termasuk pelaku pariwisata, serta masyarakat untuk mempertahankan budaya hingga berkreasi dengan destinasi baru.

”Ini kebanggaan Bali. Namun, kami menyadari, tetap perlu penyusunan agenda budaya untuk lebih maksimal berpromosi,” katanya.

Menurut Yuniartha, potensi pariwisata budaya di Bali belum banyak tergali. Oleh karena itu, Dinas Pariwisata Bali berencana memperbanyak dan memperkuat desa wisata. Program ini diharapkan mampu meratakan pariwisata agar tidak hanya berpusat di Bali bagian selatan.

Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Made Sadra berharap pemerintah terus memperkuat eksistensi desa adat. Alasannya, desa adat berperan dalam pariwisata Bali yang masih mengandalkan keindahan alam dan tradisi yang bersumber di desa adat.

Pariwisata budaya

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Bali Ngurah Wijaya bangga atas penghargaan yang diraih Bali untuk kesekian kali ini. Ia meminta komitmen pemerintah memperkuat pariwisata budaya dan menjalankan regulasinya.

Wijaya menilai, perlu ada regulasi mengenai zonasi. ”Ini penting agar budaya tetap terjaga di antara gempuran pembangunan modern. Jika kebablasan, pariwisata Bali bisa rusak,” ujarnya.

Setiap tahun, wisatawan asing yang datang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, meningkat. Pada 2015, jumlah wisatawan asing sekitar 4 juta orang, sedangkan wisatawan domestik sekitar 6 juta orang. Namun, lama tinggal wisatawan menurun dalam lima tahun terakhir, dari lima hari menjadi tiga hari.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, Bali akan tetap digunakan sebagai hub Indonesia untuk memperkenalkan potensi obyek wisata unggulan, seperti Raja Ampat, Yogyakarta, Morotai, dan ratusan destinasi wisata lain.

Sumber: Travel Kompas

Hingga akhir tahun 2015, Pemerintah Pede Raup Devisa Pariwisata Rp 163 T

Sunset di Pantai Sundak, Gunung Kidul, Yogyakarta (https:/www.initempatwisata.com)

Kementerian Pariwisata memproyeksikan hingga akhir Desember 2015 capaian kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 10,017 juta atau tumbuh 5,81 persen. Capaian tersebut melampaui target tahun ini yang ditetapkan sebesar 10 juta wisman.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan capaian kunjungan dengan estimasi 10,017 juta wisman tersebut dapat menghasilkan devisa sebesar USD 11,9 miliar atau setara Rp 163 triliun.

"Jumlah kunjungan wisman pada November dan Desember 2015 masing-masing sebesar 800.000 dan 1,2 juta wisman," ujarnya saat acara 'Jumpa Pers Akhir Tahun 2015' di Kantornya, Jakarta, Rabu (30/12).

Menurutnya, rata-rata lama tinggal para wisman tersebut selama berlibur di Indonesia sekitar 8,50 hari dengan pengeluaran sebanyak USD 1.190 per wisman per kunjungan.

Sementara itu, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang melakukan perjalanan pada Januari hingga Oktober 2015 sebanyak 208 juta, dengan estimasi pada November dan Desember masing-masing sebanyak 22,5 juta dan 27,5 juta perjalanan.

Hingga akhir tahun jumlah wisnus yang melakukan perjalanan sebanyak 255,05 juta atau di atas target yang ditetapkan sebesar 255 juta perjalanan wisnus.

"Dari jumlah perjalanan wisnus tersebut total uang yang dibelanjakan mencapai Rp 224,68 triliun dengan perhitungan pengeluaran perjalanan setiap wisnus sebesar Rp 880.925," jelas Menteri Arief.

Lebih jauh, dia memaparkan kinerja pariwisata selama 2015 berkontribusi terhadap perekonomian (PDB) nasional sebesar 4,23 persen atau melampaui target 4 persen. Sedangkan, dalam penyerapan tenaga kerja sebanyak 12,16 juta atau di atas target 11,3 juta tenaga kerja.

"Kinerja kami dalam mengembangkan pariwisata dalam tahun ini sudah on the track sehingga target-target yang kami tetapkan telah tercapai," katanya.

Sumber: Merdeka

Kemenpar Dukung Sertifikasi Tenaga Kerja Kepariwisataan Level ASEAN

Menteri Pariwisata Arief Yahya (https://www.bisnishotel.com)

Menteri Pariwisata Arief Yahya bertemu dengan 104 perguruan tinggi. Dalam pertemuan itu, Dia meminta seluruh perguruan tinggi yang memiliki jurusan pariwisata untuk segera melakukan sertifikasi hingga level ASEAN.

"Ini merupakan strategi dalam meningkatkan kualitas SDM bidang pariwisata agar bisa bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN," kata Arief Yahya.

Sebagai bentuk dukungan potensi sumber daya manusia (SDM) dalam bidang pariwisata, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berencana mengadakan pelatihan dan sertifikasi dengan 35.000 orang.

"Angka tersebut dua kali lipat dari tahun 2015 yang hanya 17.000 orang," papar Arief.

Selain itu, pihaknya juga segera mengadakan pelatihan dasar pariwisata di 34 provinsi dengan merangkul 13.600 orang. Untuk pegawai Kemenpar diwajibkan mengikuti pelatihan ESQ tingkat lanjutan.

Dia berharap dari jumlah 1.800 lulusan perguruan tinggi pariwisata, maka seluruhnya bisa terserap di pasar kerja. Kemenpar pun berencana membangun dua politeknik baru untuk mendukung tenaga kerja kepariwisataan, yaitu Politeknik Pariwisata Palembang dan Politeknik Pariwisata Mataram.

Arief menginginkan adanya suatu reformasi birokrasi yang lebih signifikan di tahun 2016. Dirinya langsung menargetkan sekitar 75 persen peningkatan indeks reformasi birokrasi. Dari hal itu lah SDA yang memadai dinilai mampu menjadi modal utama dalam membangun pariwisata Indonesia.

"Kalau bangsa ini SDM nya bagus, pasti menang, dan itu tergantung manusianya," pungkasnya.

Sumber: Merdeka

2016 Pemerintah Bakal Operasikan Badan Otoritas Pariwisata

Gugusan Kepulauan Seribu DKI Jakarta (https://gpswisataindonesia.blogspot.com)

Pemerintah bakal mengoperasikan badan otoritas pariwisata tahun depan. Institusi tersebut ditargetkan menggenjot kunjungan 20 juta turis asing hingga lima tahun ke depan.

"Mudah-mudahan awal tahun depan sudah bisa ditandatangani oleh presiden," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Senin (28/12).

Badan otoritas juga nantinya bertanggung jawab mengembangkan sepuluh destinasi wisata Indonesia. Yakni, Danau Toba sebagai proyek percontohan, Kepulauan Seribu, Pantai Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo, Lombok Selatan, Mandalika, Flores, Labuhan Bajo dan Raja Ampat.

"Pariwisata di Indonesia perlu dikembangkan, sehingga perlu membentuk Badan Otoritas Pariwisata," katanya. "Destinasi wisata pengelolaannya harus satu dan terintegrasi."

Badan Otoritas Pariwisata akan bertanggung jawab kepada Presiden dan Dewan Pengarah. Terdiri dari perwakilan Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum.

Sumber: Merdeka

Rupiah Melemah, Pariwisata di Bali Makin Bergairah


Kurs dollar yang mencapai Rp14 ribu, justru malah membangkitkan pariwisata di Bali.

Pasalnya biaya para wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke pulau dewata tersebut akan semakin murah.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra menjelaskan, bahwa dampak dari melemahnya rupiah slaah satunya wisatawan mancanegara akan lebih banyak berdatangan ke Bali.

Pasalnya bagi wisatawan asing, wisata di Bali itu cukup murah dibandingkan dengan berlibur di negaranya sendiri.

"Mereka berlibur kesini lebih murah dibandingkan dengan liburan di negaranya sendiri atau ditempat lain selain Indonesia. Sebab ketika rupiah melemah saat ditukar disini pasti dapat banyak. Bahkan mereka bisa mendapatkan uang kembalian kalau berlibur kesini," terangnya, di Denpasar.

Sampai saat ini lanjutnya, belum ada keluhan dari pelaku pariwisata terkait melemahnya rupiah.

"Dengan banyaknya kunjungan wisatawan asing secara otomatis pemasukan warga Bali pun akan tinggi,"pungkasnya.

Dijelaskan,  justru dalam kondisi rupiah melemah ada peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 11 persen  pada Januari 2015 - Juni 2015 dibandingkan dengan tahun 2014.

"Hingga Juni 2015 secara total wisatawan yang datang sekitar 2 juta. Sedangkan target kami hingga akhir 2015 ini sebanyak 4 juta wisatawan asing," pungkasnya.

Sumber: SindoNews

Penerapan Bebas Visa, Turis Asing ke Indonesia Melonjak Drastis


DAMPAK penerapan Bebas Visa Kunjungan (BVK) yang diterapkan Indonesia mulai terlihat. Buktinya, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada September 2015 melonjak drastis dibanding tahun lalu.

Pada September 2015, jumlah wisman ke Indonesia pada September 2015 mencapai 869.179 orang. Artinya, jumlah tersebut tumbuh sebesar 9,84 persen dibandingkan periode September 2014 sebanyak 791.296 orang.

Pertumbuhan wisman pada September 2015 sebesar 9,84 persen tersebut merupakan yang tertinggi dalam sembilan bulan terakhir.

Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya mengatakan, hal ini merupakan bukti dampak positif penerapan BVK dari 15 negara menjadi 90 negara.

“Kebijakan Bebas Visa Kunjungan mulai memberikan hasil dengan meningkatnya kunjungan wisman pada September 2015 yang mencapai dua digit,” ujarnya dari siaran pers yang diterima redaksi Okezone, Senin (2/11/2015).

Sementara itu, secara kumulatif kunjungan wisman dari Januari hingga September 2015 telah mencapai 7.191.771 orang.

Angka tersebut tumbuh 3,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.946.849 orang. Pencapaian ini menguatkan bahwa target 10 juta wisman tahun ini berpeluang besar akan terlampaui.

Sumber: Okezone

Daftar 6 Pantai Terbaik Indonesia di 2015


Data terbaru PBB mendapuk Indonesia di urutan ke-4 sebagai negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Bahkan tak hanya itu, garis pantai Indonesia yang mencapai lebih dari 95.000 km ini juga diperkaya dengan karakteristik pantainya yang beranekaragam.

Lalu pantai apa saja di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi? TripAdvisor sebagai situs perjalanan terbesar di dunia, baru-baru ini merilis daftar 10 pantai terbaik di Indonesia melalui penghargaan Traveler’s Choice 2015 untuk kategori pantai. Menurut rilis yang diterima tim Liputan6.com, Selasa (8/9/2015), berikut 6 pantai terbaik dari 10 yang mendapat penghargaan.

Pantai Nusa Dua, Bali


Terletak sekitar 40 km ke arah selatan dari Denpasar, Nusa Dua memiliki pasir putih yang lembut dan air jernih yang tenang. “Indah, pantai berpasir yang bersih, air yang tenang, sangat cocok untuk keluarga dan kegiatan bersantai,” tulis seorang reviewer.

Pantai Padang Padang, Bali


Berlokasi di sekitar Uluwatu, semenanjung selatan Bali, pantai ini menawarkan pemandangan indah dan suasana yang sangat tenang. Seorang reviewer menuliskan, “Pantai Padang Padang, pantai favorit di sepanjang semenanjung ini.”

Pantai Tanjung Aan, Lombok


Tak kalah dengan Bali, Lombok juga menjadi kawasan dengan segudang pemandangan pantai yang indah. Pantai Tanjung Aan dengan pasir putih yang terhampar luas, dan air yang sejernih kristal menambah keindahan pantai ini.

Pantai Tanjung Tinggi, Belitung


Pantai Tanjung Tinggi yang berpasir putih ini merupakan salah satu tempat yang menjadi lokasi pembuatan film Laskar Pelangi.(Antara). Kawasan barat Indonesia juga dikenal memiliki sederet pantai yang indah. Di Belitung salah satunya, daerah ini terkenal memiliki pantai menawan bernama Pantai Tanjung Tinggi. Dihiasi dengan bebatuan granit besar yang indah, selain juga pasir putih dan air yang jernih, Pantai Tanjung Tinggi menjadi ikon bagi keindahan Pulau Belitung.

Pantai Pink, NTB


Mungkin anda bertanya tanya, apa benar ada pantai yang mempunyai pasir warna pink? Siapa yang tidak kenal dengan pantai yang satu ini. Pantai yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo ini memiliki pemandangan eksotis dari warna pasirnya yang berwarna merah muda. Pasir yang berwarna merah muda tersebut tercipta dari campuran pasir dan partikel-partikel koral. Pemandangan ini sangat langka, dan hanya ada di beberapa pantai saja di dunia.

Pantai Papuma, Jember


Nampaknya salah jika tidak memasukkan pantai ini sebagai salah satu pantai terbaik. Dikelilingi oleh tebing-tebing batu yang eksotis, hempasan ombak yang menakjubkan, dan garis pantai yang panjang, membuat pantai yang berlokasi di Kabupaten Jember ini kerap menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang melancong ke Jawa Timur.

Sumber: Liputan6