Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Wisata Belanja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Belanja. Tampilkan semua postingan

Wisata Belanja di Surakarta


Kota Surakarta atau yang akrab disebut Kota Solo atau Sala ini adalah salah satu kota yang terletak di provinsi Jawa Tengah. Kota ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo. Dan disisi timur Kota Solo sendiri terdapat sungai yang namanya terabadikan dalam salah satu lagu keroncong ‘Bengawan Solo’.

Pasar Gede Hardjonegara

Pasar Gede Hardjonegoro (https://www.kompasiana.com)

Lebih dikenal dengan nama Pasar Gede, terletak di Jalan Jendral Sudirman menuju Jalan Urip Sumohardjo kota Solo. Dirancang oleh arsitek Belanda bernama Thomas Karsten, Pasar Gede mulai dibangun pada tahun 1927 dan selesai pada 1930, yang juga merancang Pasar Johar di Semarang. Pasar ini pun menjadi pasar tertua di Solo.

Pasar Gede pernah mengalami 2 kali kebakaran besar, yakni di tahun 1948 dan pada tahun 2000. Kebakaran di tahun 2000 menghancurkan bangunan Pasar Gede yang terkenal sebagai salah satu bangunan paling cantik di Jawa Tengah itu. Setelah kebakaran, Pasar Gede dibangun kembali dan kini para pedagang telah kembali berjualan di sana.

Sayuran segar di Pasar Gede Hardjonegoro (https://www.kompasiana.com)

Pasar Gede adalah pasar kebutuhan pokok. Sayuran segar, aneka bumbu, daging hingga buah-buahan mengisi ruang tengah pasar yang berlantai dua ini. Sementara itu pedagang makanan khas Solo berada di sekeliling lapak sembako. Ada puluhan penjual yang menjajakan nasi liwet, pecel, aneka oseng-oseng, ayam goreng, dawet, kerupuk rambak, karak, intip hingga berbagai jenis jajanan pasar. Pasar seluas kurang lebih 4.000 m2 ini tak hanya menjadi tempat berbelanja kebutuhan warga Solo namun juga menjadi destinasi wisata kuliner para pelancong. Pasar Gede juga dilengkapi dengan jembatan penghubung menuju pasar ikan yang terletak di depannya.

Dari tempat ini pula kita bisa menaiki becak berkeliling kota Solo karena puluhan tukang becak selalu berbaris di depan Pasar Gede menunggu penumpang.

Pasar Klewer

Pasar Klewer sebelum kebakaran (https://www.tripadvisor.co.id)

Pasar Klewer terletak di Jl. Dr. Radjiman, Solo, tepatnya sebelah alun-alun lor Solo ini merupakan bangunan yang sudah ada sejak tahun 1942 dan diresmikan pertama kali oleh Presiden Suharto. Bangunan pasar klewer terdiri atas dua lantai yang membuat para pengunjung dan pelaku pasar lebih nyaman untuk memilih dan berjalan-jalan menyusuri setiap sudut lorong pasar.

Pasar Klewer menyediakan berbagai macam pakaian dan tekstil yang bermotif batik, mulai dari kain, kemeja pria, rok hingga daster-daster nyaman yang cocok dibawa pulang sebagai oleh-oleh untuk ibu tercinta. Teknik pembuatan pun beragam, yakni cap dan tulis. Harga yang ditawarkan oleh para penjual di Pasar Klewer sangat beragam, mulai dari belasan ribu rupiah hingga ratusan ribu dan jutaan rupiah. Batik tulis, apalagi yang dibuat di alas kain sutera tentunya memiliki harga yang mahal, tergantung tingkat kesulitan saat pembuatan dan kualitas bahan yang dipergunakan.

Pasar Klewer sesudah kebakaran (https://www.tribunnews.com)

Pada tanggal 27 Desember 2014 malam, Pasar Klewer terbakar hebat hingga habis. Pada saat yang bersamaan di Alun-Alun Surakarta sedang berlangsung festival Sekaten, sehingga menimbulkan kepanikan.

Pasar Triwindu atau Pasar Windujenar

Pasar Triwindu atau Pasar Windujenar (https://websprogramming.com)

Pasar Triwindu merupakan pasar barang loak yang cukup lengkap dan nyaman. Pasar yang terletak di Jl. Slamet Riyadi ini memiliki kios-kios mungil yang menyediakan berbagai benda antik, mulai dari koin-koin hingga porselen Cina yang sudah berusia ratusan tahun dengan penataan yang bebas dan tidak kaku. Berbagai perhiasan, wayang dan topeng juga dapat Anda temukan di pasar yang dari depan tidak terlalu menarik perhatian ini.

Pasar Triwindu atau Pasar Windujenar (https://nationalgeographic.co.id)

Gerbang Pasar Triwindu ini memang sangat sederhana dan tidak terlalu mencolok, hanya terlihat seperti jalan untuk memasuki sebuah gang kecil. Namun begitu tiba di dalam, mata dijamin akan langsung kegirangan karena begitu banyak benda-benda unik yang tersaji. Selain benda antik, tak jarang benda baru yang dikondisikan menjadi tuapun dapat ditemukan di Triwindu. Pembeli memang diharapkan memiliki pengetahuan tentang barang antik ketika berbelanja di pasar ini atau berbelanja bersama orang yang mengerti.

Pasar Triwindu atau Pasar Windujenar (https://nationalgeographic.co.id)

Tawar-menawar adalah hal yang sangat wajar untuk dilakukan di sini. Sekali lagi, perhatikan dan perkirakan usia benda yang ingin dibeli. Kalau memang benda tersebut memang antik, jangan memberikan penawaran yang terlalu rendah. Salah satu hal yang paling menyenangkan ketika berbelanja di Pasar Triwindu adalah Anda diberikan keleluasaan untuk melihat-lihat, berkeliling dan menjatuhkan pilihan, tanpa diburu-buru oleh si penjual.

Pasar Malam Ngarsopuro

Pasar Malam Ngarsopuro digelar di sepanjang city walk kawasan pasar Windujenar, Ngarsopuro di depan Pura Mangkunegaran. Tepatnya di jalan Diponegoro. Ketika matahari sudah condong ke barat, di kawasan Ngarsopuro ini sudah berjejer tenda-tenda yang siap dipakai untuk berjualan produk UKM dan suvenir khas kota Solo.

Beberapa produk dan oleh-oleh yang lazim dijumpai di sini antara lain berbagai baju, tas, sepatu yang bernuansa batik, pin dan sticker Solo, dan beraneka macam cendera mata yang unik dan menarik. Selain itu, di Night Market Ngarsopuro juga banyak terdapat makanan serta jajanan pasar yang siap memanjakan lidah seperti Nasi liwet, Cabuk Rambak, Wedang Ronde, Sosis Solo, Bakso Bakar, Sate Kere, dan lain sebagainya.

Kampung Batik Kauman

Kampung Batik Kauman

Kampung Batik Kauman terletak di Jl. Dr. Radjiman, beberapa meter sesudah Pasar Klewer, Solo. Cikal bakal industri batik kota Solo diyakini berada di tempat ini.

Kampung Batik Laweyan


Kampung Laweyan didesain dengan konsep terpadu, dengan memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 24 ha yang terdiri dari 3 blok. Di dalam kampung Batik tersebut, terdapat ratusan pengrajin Batik yang menjual berbagai motif, seperti Tirto Tejo dan Truntum dengan beragam variasi harga. Selain batik, Kampung Batik Laweyan juga menyimpan kekayaan arsitektur Jawa kuno.

Lumbung Batik

Lumbung Batik (www.worldtravelserver.com)

Lumbung Batik merupakan tempat belanja batik terbaru di Kota Solo yang terletak di dekat Kampung Batik Laweyan, tepatnya di Jl. Agus Salim 17 Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo. Di area ini terdapat 40-han gerai batik yang menjual beraneka ragam produk batik. Lumbung Batik ini didirikan pada tahun 2010 oleh Koperasi Pamong Pengusaha Batik Surakarta (PPBS), diresmikan oleh Joko Widodo yang saat itu masih menjabat Wali Kota Surakarta.

Pasar Depok

Pasar Depok (https://ronggolawe.info)

Pasar Depok merupakan pasar burung dan ikan hias terletak di Jl. Balekambang Lor, Banjarsari, Solo, pasar burung ini telah menjelma menjadi kawasan jual beli hewan-hewan peliharaan yang terbesar di Jawa Tengah. Pasar ini tak hanya menjadi tujuan pecinta burung dan ikan, namun juga menjadi tempat berburu bagi para pecinta unggas-unggas hias yang unik.

Wisata Belanja di Kalimantan Timur

Pasar Seni Budaya Citra Niaga

Kalimantan timur merupakan propinsi terluas di Kalimantan, luasnya kurang lebih satu setengah pulau Jawa dan Madura. Propinsi ini berbatasan langsung dengan Malaysia, yaitu negara bagian Sabah dan Serawak.Karena sangat luasnya hingga jarang penduduknya, dengan ibukotanya Samarinda.

Sungai Mahakam melintasi Propinsi Kalimantan Timur, dengan panjang sekitar 920 kilometer, melintasi Kutai Barat, Kutai Kartanegara dan Samarinda. Di sungai ini hidup mamalia ikan tawar yang terancam punah yaitu Pesut Mahakam.

Samarinda


Pasar Seni Citra Niaga

Pasar Seni Budaya Citra Niaga (https://www.exotickaltim.com)

Pasar seni budaya Citra Niaga sangat mudah dijangkau karena terletak tepat di jantung kota Samarinda tepatnya di Jalan Niaga Utara, Samarinda, Kalimantan Timur, dengan luas lahan 2,7 hektar.

Berbagai souvenir khas Kalimantan (https://www.kutaikartanegara.com)

Berbagai oleh-oleh khas kalimantan dijajakan di sini, di antaranya sarung samarinda, manik-manik bermotif dayak, perisai, suvenir, pakaian bertemakan kalimantan dan pakaian adat, alat musik daerah, aksesori sampai barang-barang antik khas dayak banyak dijual di sini, mulai dari pedagang kaki lima, sampai toko-toko modern berbaur dengan rapi dalam satu kompleks perniagaan yang nyaman dan asri.

Disamping menjual oleh-oleh khas Kaltim, di sini juga banyak berdiri warung yang menyajikan masakan dan minuman khas kalimantan, jadi jangan khawatir, jika Anda sudah lelah berbelanja oleh-oleh di sini, bisa langsung istirahat sambil menikmati menu masakan khas kalimantan yang berjejer rapi di sepanjang pinggiran kompleks pasar seni modern Citra Niaga.

Kampung Baqa

Gang Pertenunan, Kampung Baqa (https://therymaumau.blogspot.co.id)

Kampung Baqa terletak di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kelurahan ini merupakan daerah tertua di Samarinda dan merupakan cikal bakal berdirinya kota Samarinda.

ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) - https://junahmad.blogdetik.com

Setelah tiba di tempat tersebut akan disambut dengan suara-suara khas alat tenun tradisional yang bersahut-sahutan karena mayoritas warga sekitar mengisi waktu luang dengan melakukan aktifitas menenun dan dapat melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan kain tenun dengan berbagai motif khas sebelum dijadikan sarung yang telah menjadi ciri khas kota Samarinda.

Setiap penenun dapat membuat satu sarung tenun Samarinda dalam waktu seminggu dengan ukuran panjang 4 meter dan lebar sekitar 50 sentimeter, tetapi dengan motif yang sederhana dan kecil, yang dijual denganharga Rp. 150.000,- hingga Rp. 500.000,- per buah. Semakin banyak dan besar motifnya, maka semakin mahal harganya.

Kampung Masjid

Kampung Masjid (https://www.azwisata.com)

Kampung Masjid terletak di Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, propinsi Kalimantan Timur. Kampung Masjid dan Kampung Baqa masih dalam satu kecamatan, adalah 2 kelurahan yang menghasilkan kerajinan kain sarung tenun ikat di Samarinda.

Kegiatan penduduknya membuat kerajinan tenun khas samarinda. Kerajinan tenun ini juga telah lama berdiri puluhan tahun yang turun temurun dari generasi ke generasi dan kerajinan tersebut dikampung masjid al- baqa terutama gang petenunan dan gang karya muharram.

Kerajinan tenun dikampung ini unik berada dirumah panggung tua yang bangunan dan atapnya terbuat kayu ulin pilihan kemudian alat petenunannya terbuat kayu pilihan yang dinamakan gedokan serta benang yang digunakan menenun terbuat dari benang sutera cina. Uniknya pewarnaan tenun sarung samarinda menggunakan warna alami yakni berasal dari kulit kayu ulin berkualitas dan bawang sehingga menghasilkan warna maupun motif yang unik menarik khas samarinda.

Kerajinan tenun sarung samarinda lambat laun terus maju pesat tidak hanya membuat tenun sarung saja, melainkan juga membuat tas jinjing, dompet, baju semi jas, rok dan kemeja dengan model yang beragam. Pengrajin tenun samarinda cukup kreatif terutama dalam pemasarannya mereka juga ikut pameran-pameran kerajinan yang diadakan pemerintah setempat sehingga produk kerajinan tenun ini dikenal dalam kawasan nusantara tetapi mancanegara.

Balikpapan


Pasar Inpres Kebun Sayur

Pasar Inpres Kebun Sayur (https://bocahpetualang.com)

Pasar inpres kebun sayur berada di bagian barat Kota Balikpapan. Pasar ini sejak puluhan tahun terkenal sebagai tempat belanja wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Balikpapan. Lapak yang terkonsentrasi dalam satu lokasi, membuat pasar inpres kebun sayur jarang sepi pengunjung. Meskipun tanpa pendingin ruangan, pasar inpres kebun sayur menjadi tempat tujuan wisata belanja dari semua strata.

Kerajinan tangan khas Kalimantan (https://www.klikbalikpapan.co)

Di pasar ini berbagai kerajinan tangan khas Kalimantan bisa didapatkan. Termasuk beragam jenis batu yang sedang tren sekarang ini. Untuk menjangkau pasar ini dari pusat kota, wisatawan dapat menggunakan Angkutan Kota dengan Nomor 5 berwarna kuning atau Nomor 6 berwarna biru.

Camilan khas Balikpapan Nusantara

Camilan khas Balikpapan di Kawasan Nusantara (https://www.klikbalikpapan.co)

Terletak di tengah Kota Balikpapan, warga Balikpapan menyebutnya kawasan Nusantara. Dulu berdiri gedung Bioskop Nusantara di kawasan ini. Secara administrasi kawasan ini masuk dalam Jalan Jenderal Ahmad Yani. Di kawasan ini lebih dominan menjajakan bahan makanan atau camilan khas Balikpapan. Kawasan ini tidak terkonsentrasi penuh seperti di pasar inpres kebun sayur. Sejumlah warung atau rumah toko (ruko) yang menjual makanan khas Balikpapan berjarak dengan warung lainnya. Untuk menjangkau kawasan ini, wisatawan dapat menggunakan jasa angkutan kota berwarna kuning dan abu-abu atau bernomor 3.

Camilan Khas Balikpapan Stal Kuda

Camilan khas Balikpapan di Kawasan Stal Kuda (https://www.klikbalikpapan.co)

Stal kuda juga sebutan untuk kawasan di Jalan Marsma Iswahyudi Kota Balikpapan. Kawasan makanan ringan stal kuda berada depan Balikpapan Super Block (BSB) sampai depan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Balikpapan. Karakteritik makanan ringan khas Balikpapan di stal kuda kurang lebih sama dengan kawasan nusantara. Di sini berderet rumah toko atau warung yang menyediakan makanan dan camilan khas Balikpapan dan Kalimantan Timur seperti amplang dan aneka kue lainnya. Dalam kawasan ini juga terdapat UKM Center, toko yang hanya menjual aneka produk oleh-oleh khas Balikpapan. Angkutan kota yang melewati kawasan ini hanya ada satu dengan nomor 8 berwarna hijau tua. Angkutan kota ini juga hanya bisa dijangkau dari terminal Balikpapan Permai.

Beruang Madu

Produk Beruang Madu (https://www.klikbalikpapan.co)

Beruang Madu adalah tempat wisata belanja yang berada dalam satu rumah toko di Jl. Ruhui Rahayu Kota Balikpapan. Nama Beruang Madu diambil dari nama satwa langka dan dilindungi di Kota Balikpapan. Toko beruang madu lebih banyak menjual produk khas Balikpapan dari bahan tekstil, seperti baju kaos dan batik khas Balikpapan. Selain itu, sejumlah kerajinan tangan khas Kalimantan seperti patung dan lainnya bisa didapatkan di toko ini. Desain kaos dan batik di toko Beruang Madu sebagian besar adalah produk asli Kota Balikpapan. Untuk menjangkau toko beruang madu, wisatawan dapat menggunakan angkutan kota bernomor 2 warna hijau muda. Angkutan kota ini dapat diakses dari terminal Balikpapan Permai.

Rumah Kreatif Balikpapan

Lampu hias dari limbah (https://beritadaerah.co.id)

Rumah Kreatif Balikpapan (RKB) terletak di Jl. Wiluyo Puspoyudho No.1 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota. Di daerah belakang Kantor Walikota Balikpapan. RKB yang merupakan binaan Chevron Indonesia dan SKK Migas Kalimantan Sulawesi itu menjual aneka produk kerajinan tangan dari pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan industri rumah tangga di Kota Balikpapan. Selain itu, RKB membantu memasarkan produk dari warga berkebutuhan khusus di Balikpapan. Kerajinan tangan yang khas dari RKB diantaranya tas, baju dan kain batik. Angkutan kota yang bisa melalui RKB bernomor 6 dan 3.

Wisata Belanja di Banjarmasin Kalimantan Selatan

Ini di Thailand?, bukan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Banjarmasin merupakan ibukota Propinsi Kalimantan Selatan, dikenal dengan Kota Seribu Sungai, hal ini menjadikan sungai merupakan salah satu bagian terpenting bagi kehidupan masyarakat Banjarmasin. Kota ini juga identik dengan pasar tradisionalnya, yakni pasar terapung. Pasar ini sangat unik dan tidak dapat ditemukan dengan mudah di tempat lain. Walaupun keberadaan pasar terapung ini semakin terancam oleh modernisasi pembangunan di darat, tampaknya pasar tradisional ini masih menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong dan backpacker yang berkunjung.

Pasar Terapung Muara Sungai Kuin

Pasar Terapung Kuin (https://arraziibrahim.com)

Pasar Terapung Kuin berlokasi di pelabuhan di Desa Kuin Utara, Kelurahan Kuin Utara, Kota Banjarmasin, Propinsi Kalimantan Selatan atau tepatnya berada di depan Masjid Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Ini dia salah satu daya tarik wisata paling memikat di Kota Banjarmasin.

Pasar Terapung Muara Sungai Kuin atau Pasar Terapung Sungai Barito adalah pasar terapung tradisional yang berada di atas sungai Barito di muara sungai Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pasar Terapung Muara Kuin merupakan pusaka saujana Kota Banjarmasin. Para pedagang dan pembeli menggunakan jukung, sebutan perahu dalam bahasa Banjar. Pasar ini mulai setelah salat Subuh (sekitar jam 05.00) sampai selepas pukul tujuh pagi. Matahari terbit memantulkan cahaya di antara transaksi sayur-mayur dan hasil kebun dari kampung-kampung sepanjang aliran sungai Barito dan anak-anak sungainya.

Resto terapung (https://dhannysurya.blogspot.co.id)

Beberapa jukung juga menjual makanan khas Banjar seperti soto banjar, udang galah, nasi sop banjar, dan wadai populer seperti bingka kentang, lam, dan kue ipau. Nah, wisatawan yang belum sempat sarapan.

Dahulu, yang terjadi di sini adalah barter atau saling tukar barang tanpa menggunakan uang. Meskipun sekarang sudah menggunakan uang sebagai alat tukarnya, namun ada beberapa yang masih melakukan barter barang. Yang menarik di pasar terapung ini adalah adanya tongkat dengan ujung kawat untuk mengambil barang yang dibeli karena sulitnya mendekatkan perahu yang dinaiki.

Ini dia salah satu daya tarik wisata paling memikat di Kota Banjarmasin. Pasar Terapung Kuin terdapat di muara Sungai Kuin, salah satu anak Sungai Barito. Para pelancong dapat mencapai lokasi pasar menggunakan perahu kelotok sewaan yang banyak tersedia di pusat kota. Sayangnya keadaan pasar tradisional ini semakin hari semakin sepi. Jika tidak ada perhatian dari pemerintah, bukan tak mungkin pasar ini akan hilang dalam waktu dekat.

Pasar Terapung Lok Baintan

Pasar terapung Lok Baintan (https://id.wikipedia.org)

Pasar terapung Lok Baintan, di dermaga Lok Baintan, desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Propinsi Kalimantan Selatan.

Kalau tak puas melihat suasana pasar terapung di Kuin yang semakin sepi, silakan mendatangi Pasar Terapung Lok Baintan yang berlangsung setiap hari mulai pukul 05.00 hingga sekitar pukul 09.00 WITA. Di pasar ini kita dapat menyaksikan transaksi jual beli yang masih menggunakan sistem barter. Barang-barang yang diperjualbelikan sangat beragam, mulai dari buah-buahan, sayur-mayur, jajanan, hingga barang-barang kebutuhan pokok. Dahulu pernah pindah pasarnya ke darat namun kembali lagi ke sungai, karena mayoritas pedagang di pasar terapung menjual dagangannya untuk dijual kembali oleh para pengumpul di pasar-pasar tradisional lainnya, hingga jangan heran ketika ingin membeli jeruk harus satu keranjang tidak bisa per biji.

Pertokoan Cahaya Bumi Selamat

Pasar Intan Cahaya Bumi Selamat (https://pariwisata.banjarkab.go.id)

Pertokoan Cahaya Bumi Selamat terletak di Jalan Ahmad Yani Km 39, Martapura, Kalimatan Selatan. Martapura, Ibu Kota Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dikenal sebagai Kota Intan, berjarak 39 kilometer dari Kota Banjarmasin.


Begitu masuk area Pertokoan Cahaya Bumi, anda akan disambut dengan ruko-ruko yang berjejeran dan hampir semuanya menjual batu permata dan batu mulia lainnya. Bagi kamu yang datang dari luar Kalimantan, bisa nih menjadikan kesempatan berkunjung kesana sebagai peluang bisnis.

Beragam perhiasan dan suvenir di Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (https://ariechicarito.blogspot.co.id)

Di pertokoan ini, terdapat sekitar 87 toko batu permata. Selain membelinya dalam bentuk batuan, Anda juga bisa membeli batu permata yang telah diolah menjadi berbagai bentuk seperti kalung, gelang, cincin dan juga bros. pengunjung pasar ini bukan hanya wisatawan domestik, banyak wisatawan dari Malaysia, Brunei dan Singapura yang datang ke sini.

Kampung Sasirangan

Kampung Sasirangan (https://www.tribunnews.com)

Kampung Sasirangan terletak di Jalan Seberang Masjid RT 06, Kelurahan Kampung Melayu, Kota Banjarmasin, Propinsi Kalimantan Selatan, sejak 2010 telah dijadikan salah satu obyek wisata souvenir kerajinan kain dan busana sasirangan.

Salah satu toko di Kampung Sasirangan

Di sini ada banyak toko yang menjual sasirangan dalam berbagai varian. Ada yang berupa kemeja, kaus, dompet, gantungan kunci, sandal, taplak meja, tempat tisu, kopiah, jilbab, dan sebagainya. Harga kain Sasirangan berkisar antara puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah, semua tergantung bahannya.

Desa Pumpung

Penambangan Intan tradisional (https://bocahpetualang.com)

Setelah membeli intan permata di Pertokoan Cahaya Bumi Selamat, sempatkanlah mampir ke desa Pumpung untuk menyaksikan secara langsung proses penambangan Intan.

Desa Pumpung terletak di Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, berjarak hanya 40 km dari Banjarmasin atau lihat peta dibawah.

Lokasi Desa Pumpung dari Museum Lambung Mangkurat (https://ailend.wordpress.com)

Wisata Belanja di Jember Jawa Timur

Pasar Tanjung dengan Menara Air

Jember yang terletak di provinsi Jawa Timur merupakan salah satu destinasi wisata populer karena keberadaan pantai-pantai yang indah seperti Tanjung Papuma dan Watu Ulo. Selain terkenal dengan pantai-pantainya, Jember juga mendapat perhatian dunia karena gelaran Jember Fashion Festival yang spektakuler setiap tahunnya.

Pasar Tanjung

Pasar Tanjung dengan Menara Air (https://kekunaan.blogspot.co.id)

Pasar Tanjung adalah salah satu pasar rakyat yang terdapat di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pasar ini didirikan pada tahun 1973. Pasar ini merupakan pasar rakyat terbesar di Jember dengan luas sebesar 25.105 m2, yang tepatnya betempat di antara jalan-jalan berikut; sebelah selatan Jl. Trunojoyo, sebelah utara Jl. Untung Suropati, sebelah timur Jl. Dr. Wahidin, sebelah barat Jl. Samanhudi Jember.

Seperti pasar pasar tradisional pada umumnya, menjual berbagai kebutuhan bahan pokok, seperti seperti beras, sayuran, ikan , daging, susu, buah buahan dan lain sebagainya, juga ada yang menjual baju, celana, sepatu dan tas.

Menara Air

Menara Air di Pasar Tanjung Jember, foto sekitar tahun 1950 (https://achmadrizal.staff.telkomuniversity.ac.id)

Di belakang pasar Tanjung terdapat Cagar Budaya berupa Menara air, pada awalnya dikenal dengan Watertoren te Djember. Menara air ini dibangun oleh Provencial Water Leiding Bedrijf, Perusahaan Daerah Air Minum yang didirikan oleh Pemerintah Belanda (Provencial Oost Java) yang berkedudukan di Surabaya, pada tahun 1932.

Menara Air di Pasar Tanjung Jember (https://www.panoramio.com)

Kemudian pada tahun 1939 oleh Provencial Oost Java, perusahaan tersebut dijual kepada Regentschap te Djember, dan sejak tahun 1940 perusahaan tersebut berganti nama menjadi Regentschap Water Leiding Bedrijf te Djember yang menjadi cikal bakal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Jember.

Kini, menara air ini bukan sekadar menyediakan air bersih kepada masyarakat melalui sistem perpipaan, melainkan juga menjadi salah satu maskot atau ikon yang ada di Kota Jember. Menara air peninggalan Belanda ini menjadi heritage yang masih meninggalkan jejak berupa bangunan menjulang tinggi yang kokoh dan khas.

Batik Rolla

Produk Batik Jember dari Batik Rolla Jember (https://plasa.kemenperin.go.id)

Batik Rolla berlokasi di Jalan Mawar No. 75, Patrang, Jember, merupakan tempat produksi Batik Jember yang memiliki banyak jenis atau motif yang bisa dijadikan pilihan. Hampir 2000 motif telah ada dan siap dijadikan pilihan. Mulai dari motif daun tembakau, kopi, cokelat, buah naga, kombinasi, dll. Dengan harga yang terjangkau. Mulai dari 70 ribu hingga 3 jutaan. Batik ini sering dijadikan sebagai buah tangan atau oleh-oleh bagi para wisatawan yang berkunjung ke Jember. Baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Showroom Batik Rolla (https://wiwinrizakurnia.blogspot.co.id)

Batik Rolla
Jl. Mawar 75, Jember
Telp. 0331-487026
Email irianechm@ymail.com
Contact person : 081234921803

Batik Sumberjambe

Batik Jember produk Sumberjambe (https://www.jemberjic.com)

Batik Sumberjambe berlokasi di Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember yang terletak 45 km dari pusat kota Jember. Batik Sumberjambe terlihat hampir sama dengan batik di daerah lainnya namun motif daun tembakau dari ukuran kecil hingga ukuran besar selalu menjadi salah satu motif andalan bagi perajin batik. Motif daun tembakau ini sudah menjadi ciri khas Kabupaten Jember, yang dikenal sebagai kota tembakau.

Pabrik Cerutu Boss Image Nusantara (BIN)


Boss Image Nusantara (BIN) yang terletak di Jalan Brawijaya No. 5, Jubung, Jember, Jawa Timur. Selama ini Kabupaten Jember, Jawa Timur, lebih dikenal bukan sebagai produsen cerutu, melainkan produsen tembakau na oogst berkualitas ekspor untuk bahan baku cerutu. PT Boss Image Nusantara (BIN) mencoba menerobos persepsi itu. PT BIN mulai beroperasi 17 Maret 2013, dan memproduksi sejumlah cerutu bermerek Boss Image, antara lain BIN Corona 10S, BIN Half Corona 10S, BIN El Nino 20S, BIN La Nina 20S, BIN Corona 5S, BIN Half Corona 5S, BIN El Nino 5S, BIN La Nina 5S, dan BIN Moon Light 20S.

Cerutu produksi BIN dapat menembus pasar ekspor diantaranya adalah ke Turki dan penjajakan ke beberapa negara lainnya seperti Polandia, Jepang dan Moldova. Meski dengan kapasitas yang tidak terlalu besar, per hari hanya 1000 batang saat sepi pesanan dan 6000 batang per hari saat ramai. Harga yang ditawarkan berfariasi mulai 30 ribuan hingga 700 ribu per pack.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka)

Kantor Puslitkoka Jember (https://iccri.net)

Puslitkoka berlokasi di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Jember berjarak + 20 km arah Barat Daya dari Kota Jember. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) didirikan pada 1 Januari 1911 dengan nama waktu itu Besoekisch Proefstation. Setelah mengalami beberapa kali perubahan baik nama maupun pengelola, saat ini secara fungsional Puslitkoka berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian Republik Indonesia, sedangkan secara struktural dikelola oleh Lembaga Riset Perkebunan Indonesia – Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (LRPI – APPI).

       ?

Ditempat ini pengunjung dapat menyaksikan proses pemecahan buah kakao hingga menjadi barang jadi berupa olahan makanan cokelat. Pusat penelitian ini cukup mumpuni sebagai pusat studi banding, penelitian dan pengembangan produk kopi dan cokelat. Pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh berupa makanan cokelat hasil olahan dalam berbagai bentuk dan varian rasa.

Kerajinan Manik-Manik

Pengrajin Manik-Manik Jember  (https://www.jemberjic.com)

Pengrajin Manik-Manik berlokasi di Desa Tutul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tersohor sebagai pusat produksi kerajinan manik-manik dan tasbih berbahan kayu. Tak hanya dua produk andalan itu, di sana, ada ribuan warga yang mahir membuat aneka aksesori dari kayu, seperti gelang dan kalung. Aksesoris ini dibuat dari kayu, fiber, buah pocok, dan tulang-tulang hewan. Industri manik-manik ini sudah menjadi pemasok utama di Pulau Bali, Jogjakarta, Surabaya, Medan, dan Jakarta.

Wisata Belanja di Malang Jawa Timur

Sentra Kerajinan Keramik Dinoyo (https://news.acaraapa.com)

Kota Malang adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Kota yang berpenduduk 857.891 jiwa ini (2014) berada di dataran tinggi yang cukup sejuk, terletak 90 km sebelah selatan Kota Surabaya, dan wilayahnya dikelilingi oleh Kabupaten Malang. Luas wilayah kota Malang adalah 110,06 km2. Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya. Bersama dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kota Malang merupakan bagian dari kesatuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya.

Sahabat GWI, mencoba menelusuri berbagai obyek wisata belanja di kota Malang, dari pasar tradisional sampai sentra kerajinan. Semoga bermanfaat.

Pasar Besar

Pasar Besar Malang (https://halomalang.com)

Pasar Besar yang terletak di Jalan Pasar Besar, Klojen, Malang Kota ini memiliki banyak toko yang menjual hampir semua perlengkapan, tidak jauh dari Alun-Alun Kota Malang.

Semua perlengkapan mulai dari pakaian, makanan, suvenir hingga DVD ada di sini. Tak semua bagian merupakan pasar tradisional, tapi ada juga Matahari departemen store di sini. Deret toko menghiasi sekeliling jalan di Pasar Besar. Bangunan toko yang kuno membuat pengunjungnya serasa sedang berjalan di jalan pada masa kolonial Belanda.

Pasar ‘Roma’ (Rombengan Malam)

Pasar Roma (https://www.kaskus.co.id)

Pasar Roma terletak di Jalan Gatot Subroto, Malang, merupakan pasar dadakan ditrotoar depan pertokoan yang sudah tutup di bilangan Gatot Subroto, Kota Malang, merupakan alternatif wahana belanja barang-barang loak di malam hari.

Kalau sudah jam delapan malam sepanjang jalan gatot subroto ini sudah berjajar penjual beralaskan tikar didepan bangunan-bangunan toko yang sudah tutup di malam hari. Setelah hampir semua barang tertata dan semakin banyak orang yang berjualan, orang-orang datang dan mulai memadati pinggiran jalan atau trotoar tempat lapak-lapak sederhana pasar tersebut. Jika ingin membeli barang di roma, harus pintar-pintar menawar, tawar harga dari separuh harga yang ditawarkan oleh penjual.

Pasar Minggu Semeru (Pasar Belanja Tugu)

Pasar Minggu Pagi Semeru (https://www.jurnalmalang.com)

Pasar Minggu Pagi Semeru atau disebut Pasar Belanja Tugu yang berada di sepanjang Jalan Raya Semeru, sebelah utara stadion Gajayana, pasar ini hanya buka pada hari minggu saja, merupakan pasar Minggu yang paling banyak dikunjungi. Pasar wisata ini sudah dibuka sejak pukul 06.00 pagi hingga siang jam 11an. Puluhan ribu pengunjung memadati ratusan stan yang terdiri dari sekitar 800 pedagang.

Sentra Kerajinan Keramik Dinoyo

Sentra Kerajinan Keramik Dinoyo (https://news.acaraapa.com)

Di sentra kerajinan keramik Dinoyo terletak di Jl. MT Haryono XI, Malang, terdapat sekitar 30 toko yang menjual kerajinan keramik khas kota Malang. Baik peralatan dapur seperti mug, gelas, cangkir, piring kecil, dan poci maupun berbagai perlengkapan terapi seperti cawan kecil, dan wadah air. Ada pula keramik untuk hiasan rumah seperti vas bunga, asbak, guci, tempat tisu, dan berbagai hiasan yang cantik dan unik lainnya.

Sentra Kerajinan Keramik Dinoyo (https://news.acaraapa.com)

Pasar Buku Wilis

Pasar Buku Wilis (https://www.panoramio.com)

Pasar Buku Wilis terletak di jalan Simpang Wilis, Malang, Pasar Buku ini kini lebih dikenal masyarakat dengan sebutan "Wilis". Sejak tahun 2003, Pasar Buku Wilis ini memang sengaja dikelola serius khusus untuk dijadikan sebagai pasar buku bekas dan baru.

Pasar Buku Wilis (https://www.eastjavatraveler.com)

Keberadaannya memang ditujukan untuk menunjang kebutuhan masyarakat kota Malang yang dikenal sebagai Kota Pelajar akan ilmu melalui penjualan buku-bukunya. Masyarakat pun banyak diuntungkan dengan keberadaan pasar buku ini, karena harga yang dijual di sini tergolong murah dan masih bisa dinego. Tidak heran jika banyak yang mengatakan bahwa Pasar Buku Wilis adalah surganya para pecinta buku Kota Malang.

Batik Kebonsari (Batik Malangan)

Batik khas Malang atau Batik Malangan (https://mediacenter.malangkota.go.id/)

Sentra Batik Malang terletak di RW3, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun Kota Malang. Selain memasarkan dari pameran ke pameran, batik Kebonsari saat ini juga dipasarkan secara online.

Pusat Kerajinan Kendedes

Pusat Kerajinan Kendedes (https://www.indonesiakaya.com)

Pusat Kerajinan Kendedes terletak di jalan utama Singosari, Malang (jalan utama Surabaya ke Malang), di bekas lahan Kawedanan. Pusat kerajinan ini dilengkapi dengan 56 stand kerajinan dan terbagi dalam 3 graha, yaitu, graha Tumapel, graha Ken Umang dan graha Gayatri.

Sentra Industri Tempe Keripik Sanan (*)

Sentra Industri Tempe Kripik Sanan (http://tempesanan.blogspot.com/)

Sentra Industri Tempe Kripik Sanan terletak di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Toko oleh-oleh Malang mayoritas dikuasai oleh para keluarga yang dulunya adalah pengrajin dan penjual keripik tempe.

Pusat Oleh-oleh Burung Swari, terletak di Jalan Tumenggung Suryo, Malang (Ruko Sanan No. 86 Kav. D), telp. 0341-410540 atau 08123387914. Aneka keripik yang berasal dari buah-buahan, Kripik Tempe Rasa Sambal, Udang, Pedas Manis, Jagung Amerika, Beef Barbeque, Balado Sanjay, Ayam Lada Hitam dan Keju.

Salah satu home industri keripik tempe yang sukses adalah, keripik tempe Bu Noer yang berlokasi di Jalan Ciliwung Gang II No.2, Kota Malang. Usahanya dimulai dibangun pada tahun 1993. Berawal dari Rp 10.000 per hari, keluaga Noer membeli satu potong tempe berukuran 50 cm x 25 cm untuk dijadikan keripik dan dikerjakan tiga orang sekarang mempekerjakan 30 orang.

Pasar Burung dan Pasar Bunga Splendid (*)

Pasar Splendid jalan brawijaya ini terbagi menjadi dua area, pasar burung dan Pasar Bunga.

Pasar Burung

Pasar Burung Splendid (https://surabaya.panduanwisata.id)

Para pedagang yang tidak memiliki tempat di dalam pasar burung, menggelar dagangannya di sepanjang badan Jalan Brawijaya dan juga di pinggir-pinggir jembatan yang membelah jalan tersebut. Area di dalam pasar burung itu sendiri sebenarnya cukup luas, tetapi mungkin karena animo pengunjung dan pedagang terhadap bisnis burung berkicau, ikan hias, dan hewan peliharaan ini cukup besar, maka akhirnya meluber sampai keluar dari area pasar yang telah disediakan oleh pemerintah setempat.

Di samping burung berkicau sebagai komoditas utama di sini, di pasar ini juga banyak sekali pedagang ikan hias dan hewan-hewan peliharaan lainnya seperti: anjing, kucing, ayam hutan, kera, kura-kura, ular, hamster, kelinci, iguana dan bahkan tokek. Hewan-hewan tersebut dijual tidak dengan harga pas dan bisa ditawar.

Pasar Bunga

Pasar Bunga Splendid (https://aragani.com)

Lokasi para pedagang di pasar bunga juga sangat rapi sehingga pembeli tidak kebingungan jika hendak membeli bunga. Kerapian tersebut dapat terlihat dari tatanan para penjual yang mengelompokkan sesuai dengan barang dagangnya. Penjual bunga hias bersebelahan dengan bunga hias lain, penjual rumput dan media tanam juga melakukan hal yang sama, demikian juga dengan penjual tanaman buah yang berkelompok dengan rekan-rekannya.

(*) Tambahan